10 September 2013

Tips merawat Kesehatan mata


Kesehatan tubuh dan organ-organ tubuh didalamnya sangat perlu dijaga. Dari mulai menjaga kesehatan mata, kesehatan kulit, kesehatan rambut, merawat gigi, merawat kuku, dan kesehatan di bagian lainnya di seluruh tubuh kita, baik dari dalam maupun dari luar. Menjaga kesehatan mata adalah hal penting yang harus diperhatikan. Anda harus bisa merawat kesehatan mata anda dengan baik. Berikut infodari akan tips kesehatan mata yang akan mengulas tentang bagaimana cara merawat kesehatan mata dan menjaga kesehatan mata agar terhindar dari segala penyakit dan gangguan pada mata lainnya.

Untuk anda yang menggunakan softlens atau kontak lens, juga diperlukan perawatan ekstra, agar mata anda tetap sehat.

Sebenarnya ada 7 cara mudah untuk menjaga kesehatan mata, pada artikel kali ini kami berikan berbagai tips supaya indera penglihatan kita baik anak maupun dewasa ini tidak terkena penyakit seperti minus, plus ataupun katarak. Mengapa kita harus menjaganya? Tahukah anda menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan ada 45 juta penderita kebutaan di planet bumi dan ternyata sepertiganya berada di wiliayah Asia Tenggara, tempat kita tinggal. Di Indonesia diperkirakan ada satu orang menjadi buta tiap menitnya dan di dunia diperkirakan 12 orang menjadi buta setiap menit.
Ada 7 Tips mudah Merawat Kesehatan Mata yang bisa dilakukan setiap orang dalam menjaga kesehatan mata:

1. Diet yang Seimbang
Ternyata diet ada hubungannya dengan kesehatan mata, jadi saat melakukan program diet dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dengan sayuran dan buah-buahan. Selalu pilih makanan yang mengandung vitamin A, C, dan E karena dapat meningkatkan kesehatan mata manusia. Selain itu, memakan ikan salmon juga dapat memberikan efek yang sangat baik.

2. Hindari Kebiasaan Hidup Buruk
Cara ini sebenarnya berlaku untuk menjaga kesehatan seluruh badan yaitu menghindari minumanng ya beralkohol dan menghilangkan kebiasaan merokok. Para ilmuwan mengatakan, merokok dapat membuat mata katarak, degenerasi makula (hilangnya ketajaman penglihatan), serta kerusakan saraf pada mata. Dan terlalu banyak minum alkohol dapat membuat reaksi pupil jadi tidak stabil, pandangan kabur hingga rabun mata.

3. Rutin Melakukan Pemeriksaan Mata
Seringkali manusia modern tidak menyadari bahwa stres karena sebuah pekerjaan dapat berdampak ke mata yang tidak sehat. Maka dari itu, perisakanlah mata anda secara rutin agar terhindar dari penyakit yang mungkin menyerang mata.

4. Senam Mata
Bagaimana cara melakukan senamnya? gampang kok. Buka lebar-lebar kedua mata Anda. Lalu , putar bola mata ke atas, bawah, kiri, dan kanan selama dua detik dan tutup mata secara perlahan. Ulangi beberapa kali saat Anda sedang santai. Hal ini dapat mengurangi dampak mata stres karena radiasi sinar matahari atau komputer.

5. Mengetahui Sejarah Mata dalam Keluarga
Kemungkinan penyakit mata bisa muncul karena faktor keturunan. Maka daripada itu, mengetahui sejarah mata dalam keluarga anda sendiri adalah hal yang sangat penting. Dengan mengetahuinya, kita sebagai anak dapat mencegah agar penyakit mata turunan dengan mengkonsultasikannya pada dokter.

6. Pakai Pelindung Mata
Kacamata bisa dipakai untuk melindungi mata dari sinar matahari atau debu saat berolahraga atau aktivitas lainnya. Banyak kacamata yang dirancang khusus untuk olahraga tertentu untuk menghindari terjadinya cedera mata. Jadi, hindarilah penggunaan sunglasses hanya karena ingin bergaya.

7. Istirahat yang Cukup
Sama seperti tubuh, mata juga butuh istirahat yang cukup. Menahan diri untuk tidak menonton televisi terlalu lama, atau berjam-jam di depan komputer padahal tidak sedang bekerja. Dengan begitu, mata Anda tidak kelelahan serta mendapatkan istirahat yang cukup. (Baca Cara Mengatasi Susah Tidur Malam)

8. Jangan menggosok atau mengucek mata terlalu kuat terutama bila ada benda asing yang masuk ke mata.

9. Tidak menyentuh mata dengan tangan yang kotor atau belum dicuci bersih dengan sabun.

10. Terapkan kebiasaan menonton TV dan membaca yang benar, seperti: Jarak yang ideal 2.5 – 3 meter di depan TV, Bila ruang menonton gelap agar lampu dinyalakan, usahakan ruang dalam keadaan terang, Setelah menonton TV selama 30 – 60 menit, istirahatkan mata dengan memejamkan sejenak atau melihat jauh. Juga terapkan kebiasaan membaca yang benar, seperti: Membaca sebaiknya pada posisi duduk yang relaks, Sumber cahaya sebaiknya dari arah belakang atau samping, tidak dari arah depan, Atur jarak mata dengan bacaan kurang lebih 30-40 cm, Jangan membaca terus menerus, sesekali istirahatkan mata dengan memejamkannya sejenak atau melihat jauh. (Lihat Juga Mengatasi Kelelahan Mata Didepan Komputer)

Itulah berbagai tips yang bisa kita gunakan dalam menjaga kesehatan mata supaya kita tidak terkena penyakit seperti minus, plus ataupun katarak.

Bagi kaum wanita, jika anda punya mata minus akan berpengaruhpada ibu hamil. Maka dari itu, berusahalah sebaik mungkin untuk merawat kesehatan mata anda, agar mata anda tetap bisa berfungsi dengan baik dan sebagaimana mestinya/Sumber.

Cara Mengatasi susah tidur malam


Apakah anda sering mengalami susah tidur di malam hari? Jika ya, bukan hanya anda yang sering mengalami hal ini. Penyakit susah tidur atau yang lebih dikenal dengan insomnia ini sering dialami oleh banyak orang dengan berbagai penyebab susah tidur. Akibat susah tidur biasanya menyebabkan seseorang menjadi kurang tidur dan nampak kurang sehat. Bagaimana cara mengatasi susah tidur malam?

Ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu penyebab susah tidur malam itu terjadi. Seseorang yang tidur dengan waktu tidur yang cukup cenderung lebih sehat. Sebaliknya, seseorang yang kurang jumlah jam tidurnya biasanya cenderung kurang sehat. Wajah dan mata akan terlihat tidak segar. Maka dari itu, usahakan tidur anda cukup dan hindari susah tidur di malam hari.

Penyebab susah tidur diantaranya bisa dikarenakan:

  1. Meningkatnya tingkat kecemasan, stress atau ketegangan pada dirinya.
  2. Susah tidur malam juga bisa dikarenakan lingkungan yang tidak mendukung untuk tidur malam, terlalu bising atau bahkan suasana menyeramkan karena terlalu sepi, sehingga kadang-kadang pikiran sering melayang-layang ke hal-hal yang justru ditakuti.
  3. Penyebab susah tidur bisa karena punya penyakit seperti asma, sering buang air kecil,
  4. Susah tidur juga bisa disebabkan karena perubahan pola hidup seseorang.
  5. Penyebab susah tidur juga bisa karena anda punya kebiasaan yang tidak baik seperti minum kopi menjelang tidur, menonton film horor atau yang menegangkan sebelum tidur.
  6. Pola makan yang tidak teratur sehingga anda sering mengalami lapar di malam hari.

Nah itulah diantaranya penyebab susah tidur malam yang sering terjadi pada kebanyakan orang.
Mengobati susah tidur atau mengatasi susah tidur terkadang dirasakan sangat sulit.



Cara mengatasi susah tidur malam:

  1. Langkah pertama, cari penyebabnya terlebih dahulu. Barulah anda cari solusinya cara mengatasi anda susah tidur.
  2. Jika ternyata anda stress atau cemas, coba selesaikan masalah stress anda dengan bermacam cara seperti curhat kepada teman terdekat, berlibur, atau melakukan kegiatan yang sifatnya penghilang stress lainnya seperti jalan-jalan atau ke tempat rekreasi. Atau anda bisa melakukan hobby anda untuk menghilangkan stress anda seperti bernyanyi, olah raga, atau hobby anda lainnya yang sifatnya menyenangkan dan menyehatkan.
  3. Jika ternyata anda punya suatu penyakit, maka konsultasikan dan lakukan pengobatan rutin terhadap penyakit yang anda derita ke dokter.
  4. Jika ternyata anda berada di lingkungan yang bising, usahakan anda temukan cara untuk menyamankan suasana menjelang tidur anda seperti dengan mendengarkan lagu-lagu pengantar tidur.

Hilangkan kebiasaan kurang baik seperti minum kopi sebelum tidur, atau sering menggunakan kamar tidur untuk kegiatan selain tidur. Biasakan untuk menggunakan kamar khusus untuk tempat istirahat dan tidur saja, bukan untuk bekerja.

Cara menghindari susah tidur:

  1. Jangan mengkonsumsi makanan berat setidaknya 2 hingga 3 jam sebelum tidur.
  2. Lakukan relaksasi seperti meditasi atau yoga. Hal ini bisa membantu anda menurunkan tingkat stress dan kecemasan anda.
  3. Hindari asupan kafein, alkohol dan nikotin menjelang tidur. Kecuali anda memang tidak ingin tidur awal untuk menghindari rasa ngantuk.
  4. Minum segelas susu hangan atau bisa ditambahkan madu.
  5. Pertahankan suasana tenang dan nyaman di kamar tidur anda hingga bisa membuat kamar lebih hangat dan rileks untuk istirahat dan tidur.
  6. Jangan menunda tidur dimalam hari. Ketika anda sudah mengantuk, maka segeralah tidur.
  7. Badan yang terasa bersih dan segar akan lebih nyaman digunakan untuk tidur. Maka mandilah dengan air hangat sebelum tidur juga bisa membantu anda terhindar dari susah tidur.
  8. Ciptakan suasana tenang dan rileks sebelum tidur dengan mendengar lagu-lagu pelan pengantar tidur.
  9. Jika anda senang dengan membaca buku, hal ini juga bisa membantu anda untuk pengantar tidur. Maka bacalah buku sebelum tidur, maka biasanya lama-lama rasa kantuk akan datang.
  10. Sembunyikan jam dari pandangan anda. Ini akan membuat anda sering menghitung waktu disaat anda tidak bisa tidur.
  11. Jangan mengonsumsi obat tidur, hal ini akan membuat anda menjadi ketergantungan. Atasi masalah susah tidur anda dengan sesuatu yang lebih natural.
  12. Hindari mendengar, atau melihat cerita-cerita atau film yang menegangkan dan menyeramkan menjelang tidur. Hal ini akan menyebabkan imajinasi anda terbawa ke hal-hal yang baru saja anda lihat.

Biasakan waktu tidur anda teratur setiap harinya, untuk mendapatkan waktu tidur yang ideal untuk kesehatan anda. Dan perbanyak minum air putih/Sumber.

Mengatasi kelelahan mata didepan komputer


Berikut Adalah Beberapa Tip dan cara untuk anda untuk mengurangi rasa Kelelahan Mata anda Ketika Membaca pada sebuah Komputer:


Aturlah cahaya sehingga tidak terlalu tajam atau terlalu lemah. Kamu tidak usah membelalakkan atau mengecilkan mata. Lebih bagus lagi, tambahkan semacam filter yang mengurangi ketajaman pada monitor (untuk televisi tambahkan beam scope) 

Biasakan melihat ke layar secara keseluruhan, jangan terlalu terpaku pada huruf atau cursor. 
Istirahatlah melihat untuk mencegah kelelahan dengan: 

  • Mengedipkan mata 
  • Melihat ke arah lain, dekat dan jauh, beberapa kali lalu lanjutkan 

Tiap setengah jam, gerakkan leher dan bahu, pantat dan kaki, juga otot-otot mukamu. Lalu mulai lagi. Atau, berjalanlah barang sebentar.
 Di toko optik kamu dapat memesan kacamata dengan Datalit BT Colour, jenis kaca yang diperuntukkan operator komputer. 

Letakkan komputer di depanmu sedemikian rupa sehingga jarak mata ke layar kurang lebih 55 cm. (Speed Reading, Soedarso, 2001)



Merawat rambut tetap sehat


Rambut memang adalah mahkota besar bagi kita. Maka dari itu banyak diantara Wanita sangat menjaga mahkota tersebut. Nah sedikit tips nih bagi anda yang ingin rambutnya tetap sehat selalu. silahkan di coba tips berikut:
  • Keramas secara teratur
  • Rajin menyisir rambut (3 x dalam sehari). Dengan menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pemijitan kulit kepala, yang berarti dapat membantu kelancaran peredaran darah.
  • Gunakan sisir plastik yang bergigi jarang
  • Hindari menarik garis belahan rambut hanya pada 1 sisi, karena kerontokan bisa berawal digaris belahan rambut
  • Hindari mengikat rambut dengan ikatan yang kencang, apalagi dengan menggunakan karet gelang. Hal ini akan mengakibatkan trauma bagi rambut. Gunakan ikat rambut yang berlapis kain untuk mengikat rambut.
  • Jangan biarkan rambut terikat terus
  • Hindari memakai kerudung/jilbab saat rambut dalam keadaan basah. Karena akan mempertinggi kadar kelembaban rambut yang menyebabkan rambut menjadi rontok

 Agar Rambut Tidak Rontok
  • Gunakan jenis bahan kerudung/jilbab (termasuk dalaman jilbab) yang menyerap keringat, termasuk bahan lapisan dalam. Misalnya katun
  • Jangan menggunakan lapisan dalam (penutup rambut) yang berlapis-lapis.
  • Pilihlah kerudung yang berwarna terang, seperti warna-warna lembut terutama untuk aktivitas di siang hari. Jangan pilih warna gelap karena akan menyerap panas yang kelak bisa memicu munculnya ketombe serta gangguan pada rambut lainnya.

Berhenti merokok dengan berjalan kaki


Berhenti merokok terbukti secara ilmiah mudah untuk dilakukan. Peneliti dari Exeter University menemukan berjalan kaki dapat membantu orang menghentikan kebiasaan merokoknya. ''Berjalan kaki sejauh satu mil dapat membuat perokok berhenti menyulut dan menghisap rokok selama 15 jam,'' ujar Dr Adrian Taylor dari University of Exeter's School of Sport and Health Sciences kepada BBC.

Lewat penelitian ini ilmuwan dari Exeter University melihat adanya penurunan keinginan merokok setidaknya selama 20 menit setelah berjalan kaki. Keinginan merokok terbukti lebih rendah pada orang yang melakukan olah raga tadi daripada mereka yang tidak melakukan apapun. Perokok pun mengaku keinginan merokok yang timbul untuk melegakan gejala negatif yang dirasakannya berkurang saat mereka berjalan kaki. Temuan ini dianggap cukup mengejutkan oleh Taylor. Untuk pertama kalinya Taylor memiliki bukti ilmiah tentang manfaat olah raga ringan bagi penghentian kebiasaan merokok. ''Aktivitas yang sederhana rupanya dapat menghasilkan efek yang dramatis terhadap keinginan merokok,'' paparnya.



Kendati demikian, Taylor belum bisa menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi. Namun, dalam riset yang melibatkan hewan percobaan terlihat keinginan untuk mendapatkan zat yang menimbulkan kecanduan berkurang dengan melakukan olah raga. ''Ketika berolah raga, otak melepaskan neurotransmitter dopamine yang bertindak selaku jalur menuju kesenangan, seperti ketika mendapatkan hadiah,'' ungkapnya. Rokok, lanjut Taylor, juga memicu timbulnya rasa nikmat. Mulai dari rasa terangsang dan terbebaskan dari beban. ''Dengan sendirinya, olah raga sangat mungkin menggantikan efek rokok yakni dengan menyediakan substansi yang sama bagi otak,'' imbuhnya.

Sekarang, Taylor tengah melakukan penelitian lanjutan untuk menentukan berapa lama efek olah raga itu dapat berlangsung. Ia ingin mendapat bukti yang lebih banyak tentang penurunan keinginan untuk merokok dan hubungannya dengan waktu penyulutan rokok yang selanjutnya. Di Inggris, sekitar 8 juta perokok ingin berhenti merokok namun hanya 20 sampai 30 persen saja yang berhasil melakukannya. 

Sumber: Docstoc.com

Mau Jantung Sehat? "Ngeseks" Dua Kali Seminggu!

Seks ternyata tak hanya membawa kenikmatan, kebahagiaan, dan keharmonisan hubungan suami istri. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa berhubungan seks secara rutin, minimal dua kali sepekan, dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Hasil penelitian yang dimuat di American Journal of Cardiology ini mengisyaratkan manfaat penting sanggama untuk kesehatan.

Selama bertahun-tahun, petugas medis telah mengisyaratkan bahwa seks adalah obat terbaik sejak aspirin beredar di masyarakat. Itulah mengapa Anda dikatakan beruntung ketika berhasil mengajak pasangan bercinta di ranjang pada malam hari. Selain itu, seks juga dapat menghilangkan stres serta meningkatkan harga diri. Jadi, penggunaan obat sepatutnya tidak diperlukan ketika kehidupan seks Anda dan pasangan berjalan normal.

 Seks ternyata juga dapat membantu menyembuhkan influenza, mengurangi tekanan darah, memperkuat otot panggul, membantu tidur Anda lebih nyenyak, dan merupakan olahraga yang baik. Dan yang tak kalah pentingnya, seks juga terbukti dapat mengurangi resiko terkena kanker prostat pada pria. Diketahui, saat berhubungan seks di malam hari, Anda bisa membakar 50-100 kalori dalam tubuh. Ini setara dengan jumlah kalori dalam setengah porsi pie daging.

5 Mitos seputar kecantikan wajah

Mitos seputar kecantikan wajah, juga kerap menyesatkan kaum wanita. Kenali mitos apa saja yang serin g ditanggapi secara keliru.

1. Saat membersihkan wajah, semakin panas air yang digunakan semakin baik.
Air yang terlalu panas dapat membuat kulit kering. Air yang terlalu dingin tidak dapat mengangkat kotoran, minyak dan make up. Bersihkan wajah dengan air suam-suam kuku.

2. Melakukan scrub wajah secara keras bisa menghilangkan jerawat.
Justru tndakan tersebut bisa membuat kondisi kulit lebih parah, seperti membuat kulit menjadi merah dan menimbulkan rasa sakit. Bakteri penyebab jerawat berada terlalu dalam di bawah permukaan kulit sehingga tidak bisa diangkat dengan pembersihan saja. Menghilangkan jerawat sebaiknya diobati dengan salicylic acid dan benzoyl peroxide.

3. Rambut berminyak tidak perlu kondisioner.
Minyak pada rambut hanya akan 'terdistribusi' pada sekitar kulit kepala atau tempat tumbuh rtambut saja, sedang pada bagian tengah dan ujungnya biasanya tidak tercemaroleh minyak, malah bagian ujung rambut umumnya kering. Karena itu ujung rambut pada rambut berminyak tetap membutuhkan kondisioner.

4. Apel pipi adalah tempat satu-satunya mengaplikasikan blush on.
Pemakain blush on atau perona pipi harus disesuaikan dengan bentuk wajah. Jika anda berwajah kotak, maka aplikasi blush on dibawah tulang pipi. Wajah bulat aplikasikan blush on di sepanjang tulang pipi. sedangkan untuk wajah berbentuk tulang hati maka aplikasikan dari sudut mata ke arah pelipis.

5. Jangan mencabut alis karena tidak akan tumbuh.
Faktanya alis lebat akan membentuk bayangan yang menyebabkan alis menjadi berantakan sehingga tidak akan bisa membingkai wajah dengan baik. Meski dicabut rambut alis anda akan tumbuh lagi seperti rambut lain di tubuh anda.

Sumber : Tabloid MamaMia

Mengindikasi Asma Pada Bayi

Asma adalah suatu keadaan di mana keadaan saluran udara dan paru-paru memburuk dan meradang, yang akhirnya membuat penderitanya kesulitan untuk bernapas. Memang sulit untuk mengetahui apakah bayi Anda menderita asma sampai usia mereka 5 tahun, hal ini disebabkan karena penyakit-penyakit yang biasa diderita oleh bayi memiliki gejala yang sama. Saluran udara pada bayi biasanya kecil dan jika pembengkakan terjadi saluran udara akan menghasilkan lendir yang membuat si bayi batuk, napas mendesah, dan dapat menimbulkan gejala-gejala lain yang menunjukkan gejala asma.

Jika napas bayi Anda terus menerus mendesah, itu merupakan salah satu tanda awal asma. Tetapi jika gejala yang dialami bayi Anda hanya batuk saja, ini bukan berarti bayi Anda mengalami asma. Apabila Anda mengira bayi Anda menderita asma, segera mungkin bawalah ke dokter anak untuk mendapat diagnosa yang benar. Diagnosa dini dan pengobatan yang tepat sangat penting bagi bayi yang menderita asma. Seperti yang dilansir dari BabyCare, Berikut adalah diagnosa yang benar dan apa saja hal yang berkaitan asma pada si buah hati Anda.

Diagnosa

Sulit bagi seorang dokter untuk mendiagnosa apakah bayi Anda menderita asma sebelum usia mereka 12 bulan. Napas si kecil yang mendesah bisa jadi bukan karena dia menderita asma. Masalah lain seperti bronkitis, virus yang ada di saluran pernapasan, cystic fibrosis (sesak napas), masalah jantung, dan aspirasi susu juga dapat membuat napas bayi Anda terengah-engah. Seringkali, masalah napas bayi Anda yang terengah-engah dapat hilang dengan sendirinya seiring dengan pertambahan usia buah hati Anda. Jika napas bayi Anda hanya sesekali tersengal, mungkin ini bukan indikasi bahwa bayi Anda menderita asma. Tetapi jika napas bayi Anda sering tersengal, Anda harus membawa si kecil ke dokter anak.

Biasanya dokter sangat menghindari diagnosa dini, karena dapat membuat orangtua dan keluarga si bayi khawatir yang berlebihan. Maka dari itu, pemeriksaan secara rinci dan mendetail serta beberapa macam tes kesehatan sangat penting dilakukan untuk mengetahui tanda-tanda asma pada bayi Anda. Namun, jika tanda-tanda asma tidak terindikasi, mungkin bayi Anda mengalami gangguan pada paru-parunya.

Penyebab

Ada banyak hal yang menyebabkan napas bayi Anda tersengal. Paru-paru bayi sangat sensitif, makanan atau apapun yang asing dan terhirup ke paru-paru dapat menyebabkan napas si bayi tersengal. Dan juga, bayi yang lahir prematur dengan saluran pernapasan yang belum terbentuk sempurna juga napasnya seringkali tersengal. Terlepas dari tanda-tanda ini, setiap tenaga yang dikeluarkan si bayi (terlalu banyak menangis atau tertawa), perubahan cuaca, tinggal di lingkungan perokok, dan alergi pada binatang, serbuk dan debu pun juga dapat memicu serangan asma.

Gejala

Asma pada umumnya merupakan hasil hubungan yang kompleks antara gen si bayi dan lingkungannya. Gejala-gejala umum asma adalah batuk, napas mendesah, napas yang terengah, demam, dan napas pendek setelah melakukan kegiatan-kegiatan fisik. Gejala ini biasanya berbeda pada setiap anak.

Berkonsultasi dengan dokter

Jika si kecil sering mendesah saat bernapas atau sering batuk terutama pada malam hari, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Juga perhatikan apakah bayi Anda memiliki masalah dalam bernapas setelah melakukan aktivitas fisik (contohnya setelah lama menangis atau tertawa). Konsultasikan juga apakah anak Anda mengalami gelisah saat bernapas pada kondisi tertentu seperti udara yang dingin, alergi pada hewan, debu, atau asap rokok, dll. Jangan lupa juga memberitahu dokter riwayat keluarga Anda, apakah ada yang menderita alergi, asma, atau sinus.

Pengobatan

Meskipun susah untuk mendeteksi apakah bayi Anda menderita asma sebelum usia 5 tahun, alasan mengapa napas mereka sering tersengal harus diperiksa dengan benar. Dokter mungkin akan merekomendasikan obat asma untuk melihat apakah kondisi si bayi membaik atau tidak setelah mengonsumsi obat tersebut. Karena obat-obatan ini mungkin mempunyai efek samping pada bayi Anda, seringkali dokter menyarankan obat ini hanya untuk para bayi yang menderita gejala dan masalah bernapas yang parah.

Pengobatan asma pada bayi seringkali menggunakan alat bantu bernapas saja, hal ini dilakukan untuk mengurangi efek samping obat-obatan. Selain itu, sangat penting juga mengajarkan bagaimana cara kerja alat bantu bernapas tersebut pada semua orang di rumah, jadi ketika bayi Anda kembali mengalami masalah bernapas, dia segera mendapat pertolongan pertama.

Kesalahpahaman tentang asma

Beberapa kesalahpahaman umum tentang asma:

1. Dikatakan bahwa menyusui dapat mengurangi risiko asma pada bayi Anda. Meskipun tidak ada penelitian yang pasti tentang masalah ini, banyak orang percaya bahwa menyusui mempunyai banyak manfaat yang salah satunya adalah mengurangi risiko asma pada bayi Anda.

2. Susu formula ataupun susu formula yang mengandung kedelai diyakini sangat membantu menyelamatkan bayi Anda dari perkembangan asma. Tetapi kepercayaan ini masih belum dapat dibuktikan.

3. Banyak orang percaya bahwa mengonsumsi probiotics (bakteri baik yang biasanya terkandung pada makanan atau minuman fermentasi) selama masa kehamilan dapat mengurangi risiko asma. Tetapi sekali lagi, tidak ada bukti nyata yang mendukung teori ini.

4. Menghindari makanan yang sering membuat alergi (seperti telur, susu, kacang-kacangan, atau kerang) selama masa kehamilan atau menyusui dapat mencegah asma.

5. Membersihkan rumah dari debu atau tidak membawa binatang peliharaan masuk ke rumah untuk mencegah asma pada bayi sangat bertentangan dengan apa yang diyakini orang-orang.

Asma tidak hanya diderita oleh orang dewasa, tidak kecil kemungkinan bahwa buah hati Anda dapat terserang asma. Jadi mulai sekarang jadilah orang tua yang peka bayi si kecil Anda. Deteksi asma sejak dini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (vem/dion/wsw)

Kapan Si Kecil Boleh Makan Makanan Padat

Mulai dari browsing internet, bertanya kepada teman yang lebih berpengalaman, hingga konsultasi pada ahli gizi tentunya menjadi rutinitas Anda untuk mendapatkan info yang tepat. Beberapa saran mungkin saja terdengar baik dan menjanjikan. Namun kini, sudah saatnya bagi Anda untuk meninggalkan saran-saran kuno, dengan mengikuti langkah tepat memberi makanan bagi bayi Anda di bawah ini.

Beberapa rekan Anda pasti pernah menyarankan untuk memberikan sereal dalam botol agar si keci mendapatkan tidur nyenyak sepanjang malam. Di sisi lain, memberikan makanan padat bagi bayi berusia dua hingga tiga bulan dapat membantunya membiasakan diri dalam proses mengunyah. Dua saran ini lah yang harus Anda ubah dalam persepsi pemberian makanan tepat bagi si buah hati.

Perlu Anda ketahui, bahwa si kecil belum terlalu dewasa untuk memulai mengonsumsi makanan padat. Tubuh mereka bisa dikatakan masih lunak untuk menerima makanan padat. Hal ini malah dapat menimbulkan alergi terhadap makanan pada si kecil. Sehingga, pemberian nutrisi dalam bentuk susu formula atau ASI selama empat bulan pertama pada si kecil sangat dianjurkan.

Anda tentu penasaran, kapan waktu yang tepat bagi bayi Anda untuk memulai mengonsumsi makanan. Seperti dilansir Shine, menurut Tim Gizi di Amerika, bayi sudah mulai diperbolehkan mengonsumsi makanan padat di usia empat bulan. Namun, bayi di usia antara empat hingga enam bulan cenderung mendorong makanan yang diberikan melalui sendok. Di sinilah proses bagi si kecil untuk mulai mengenali makanan baginya. Tetapi jangan khawatir, proses ini tak akan berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama. Pasalnya, ketika bayi mulai beranjak lebih dewasa, mereka mulai menguasai konsep menelan makanan. Hal ini akan menjadikan si kecil lebih aktif dalam mengunyah, dan menelan makanan, yang membuatnya lebih bersemangat untuk mencoba makanan baru lainnya.

Akan tetapi, patokan umur saja tak cukup untuk mengetahui kesiapan si kecil dalam menerima makanan padat. Berikut adalah beberapa tanda kesiapan bayi Anda dalam mengonsumsi makanan padat.

1. Dia mulai menguasai seni mengunyah dan menelan.

2. Dia bisa mengangkat kepalanya dalam posisi stabil, tegak.

3. Dia bisa duduk dengan tegak.

4. Tingkat aktivitas nya telah meningkat.

5. Saat melihat orang lain sedang makan, dia akan sangat tertarik dan menunjukkan mintanya.

6. Nafsu makannya meningkat.

Setelah Anda berhasil pada tahap pemberian makanan padat bagi si kecil, ada baiknya jika Anda melanjutkannya dengan langkah berikut.

Bagi orang dewasa, mengonsumsi makanan tiga kali sehari adalah anjuran yang baik bagi tubuh. Namun, jangan samakan bayi Anda dengan prosedur waktu makan Anda. Bagi bayi Anda, makan satu kali dalam sehari adalah yang terbaik baginya. Kemampuan si kecil dalam mengonsumsi makanan, tak berarti si kecil tidak lagi membutuhkan asupan susu formula atau ASI. Untuk tahap awal, pemberian makanan bagi buah hati Anda dianjurkan lebih sedikit daripada pemberian susu, karena bayi masih memerlukan kandungan nutrisi yang terdapat pada susu.

Makanan yang Anda berikan pada bayi pun jangan asal-asalan. Mulailah dengan memberikan makanan seperti gandum, oatmeal, dan sesekali nasi dalam jumlah sedikit. Setelah itu, mulai mengenalkan makanan baru pada buah hati Anda juga dianjurkan untuk mengetahui tingkat alergi yang terdapat pada si kecil. Sehingga memudahkan Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang tidak cocok bagi tubuhnya.

Setelah Anda mulai memberikan makanan sereal pada bayi selama seminggu atau lebih, Anda dapat mulai menambahkan buah-buahan dan sayuran sebagai sampingan. Tahap terakhir dalam proses ini adalah dengan memberikan daging-dagingan pada bayi Anda. Ingat, pemberian daging harus dilakukan di tahap terakhir setelah pemberian sayur-sayuran. Haluskan daging dan campur dengan bubur, atau potong kecil-kecil daging dalam bentuk dadu, sangat dianjurkan dalam tahap pengenalan ini.

Melatih si kecil dalam mengonsumsi makanan padat memang sangat dianjurkan bagi Anda. Namun ada baiknya jika pemberian makanan padat diimbangi dengan mengonsumsi susu, dan dilakukan secara bertahap demi kesehatan buah hati sang buah hati.
(vem/io/bee)

15 Cara membuat bayi lebih cerdas

1. LAKUKAN KONTAK MATA

Manfaatkan saat – saat singkat ketika bayi anda baru lahir dan membuka matanya. Tatap langsung matanya. Menurut penelitian, bayi sudah mengenali wajah sejak dini. Dan menatap anda, dia membangun ingatannya.

2. AJAK MENGOBROL

Jangan ragu untuk mengajaknya ngobrol. Meski reaksinya Cuma tatapan kosong dari bayi anda. Namun otaknya akantetap mengisi bagian yang kosong dengan irama kalimat anda. Karenanya saat ngobrol, sesekali berhenti untuk memberinya kesempatan mengisi memorinya.

3. BERIKAN ASI

Penelitian menunjukan, bayi yang diberi ASI akan mempunyai IQ yang lebih tinggi daripada bayi yang tidak diberi ASI. Selain itu, memberikan ASImerupakan waktu istimewa untuk mengakrabkan anda dan bayi anda. Sementara anda memberinya ASI, anda bias menyanyi, berbicara, atau hanya sekedar mengelus-elus rambut halusnya.

4. AJARKAN GERAKAN

Berbagai studi menunjukan, bayi yang berusia 2 hari sudah bias meniru gerakan-gerakan wajah yang sederhana, misalnya menjulurkan lidah. Nah, ajarkan hal ini dengan menjulurkan lidah padanya. Ini pelajaran yang sangat berharga untuknya.

5. PERLIHATKAN BAYANGAN

Bawa bayi anda kedepan cermin. Pertama kali, dia mungkin mengira dia melihat bayi mingil lainnya. Dan dia akan senang membuat bayi yang lain itu menggerakkan tangannya dan tersenyum.

6. PANCING RASA HUMORNYA

Tertawa adalah langkah pertama dalam mengembangkan rasa humor bayi anda. Anak yang periang dan gampang tertawa lebih gampang menjalani hidupnya karena bias mengatasi stress. Bermain dengan menggelitik telapak kaki, terus keatas sampai kebawah dagu bayi adalh salah satu cara yang tepat untuk memencing selera humornya. Permainan ini akan mengajari bayi anda cara mengantisipasi sesuatu.

7. AJARI PERBEDAAN

Pegang 2 gambar dengan jarak sekitar 40-50 cm dari wajah bayi anda. Pilih gambar yang serupa, tapi ada sedikit perbedaan. Misalnya, gambar yang satu ada pohonnya, yang lain tidak. Bahkan bayi yang kecil pun akan bolak balik melihat kedua gambar itu untuk membedakan bentuk-bentuk, yang merupakan awal dari tingkatan mengenali dan membaca dikemudian hari.

8. BERBAGI PEMANDANGAN

Ajak bayi anda jalan-jalan dengankeretanya, atau dalam gendongan anda. Lalu ceritakan apa yang anda lihat. “Eh, ada kucing kecil”, atau “Lihat, itu pohon besar!”atau “Tadi dengar, nggak, bunyi klakson mobil?” untuk memberi kesempatan kepada bayi anda membangun perbendaharaan kata yang tak terbatas.

9. AJAK MENYANYI

Pelajari sebanyak mungkin lagu, atau karang syairnya sendiri. Misalnya, “Beginilah caranya mengganti popok, popok,popok dang anti popok.” Putarkan musik instrumental, atau bahkan lagi pop yang tengah kondang. Beberapa riset menyatakan, belajar irama musik berkaitan dengan belajar matematika.

10. AJARI KEBIASAAN

Gunakan waktu mengganti popok untuk mengajari bayi anda tentang bagia-bagian tubuh atau jenis-jenis baju. Memberi penjelasan membantu bayi anda belajar menghadapi kebiasaan.

11. MENGAJARI KOORDINASI

Berbaringlah dilantai dan biarkan bayi anda naik dan merangkak diatas badan anda. Ini jauh lebih murah dibandingkan dengan latihan gym dan jauh lebih menyenangkan. Anda akan membantu meningkatkan koordinasi dan ketrampilan-ketrampilan menyelesaikan masalah.

12. SELINGAN MENYENANGKAN

Sesekali, selingi acara menyanyi dan menari dengan mngajak bayi anda ke supermarket. Beragam wajah, bunyi, dan warna memberikan hiburan yang sempurna untuk bayi anda.

13. BERI ISYARAT

Jika anda mengumumkan, “Saya akan mematikan lampu sekarang” sebelum menekan tombol, anda akan mengajari bayi anda hubungan sebab dan akibat.

14. AJARI ANTISIPASI

Sekali-kali, beri kejutan kepada bayi anda dengan meniup pelan wajahnya, tangannya, atau perutnya. Buat pola dari napas anda dan perhatikan reaksi atau caranya mengantisipasi.

15. LATIHAN SENSORIK

Jika bayi anda senang menarik tissuekeluar dari kotaknya, izinkan dia. Anda hanya menghabiskan beberapa sen untuk melatih sensori, bahwa dia dapat menggumpalkan atau meratakan. Sembunyikan mainan kecildibawahnya, lalu senangkan bayi anda dengan memperlihatkannya lagi.

26 Agustus 2012

10 Rahasia Mendapatkan Rasa Percaya Diri

Banyak cara yang bisa anda lakukan untuk meningkatkankepercayaan diri anda dalam jangka panjang, namun terkadang kita juga memerlukan langkah-langkah meningkatkan rasa percaya diri dalam waktu singkat. Anda rasanya tak bisa berjalan menuju sebuah pertemuan penting sambil membaca buku panduan mengenai kepercayaan diri, atau menelepon mentor anda pada menit-menit terakhir.
Jadi dibawah ini saya mencoba mensharingkan kepada anda beberapa tips yang dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat dalam hitungan detik :
1. Tersenyum
Tersenyum merupakan tips 1 detik jika anda merasa gugup dan tidak percaya diri. Anda tidak hanya tersenyum jika anda merasa senang dan percaya diri, sebaliknya anda bisa tersenyum untuk membuat diri anda merasa lebih baik. Tersenyum berhubungan erat dengan perasaan positif sehingga hampir tidak mungkin anda merasa tidak enak ketika anda tersenyum.
Tersenyum lebih dari sekedar menunjukkan ekspresi pada wajah anda. Tersenyum melepaskan hormon endorphin yang membuat anda merasa lebih baik, meningkatkan sirkulasi darah di wajah anda, membuat anda merasa nyaman dengan diri anda sendiri dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya diri anda. Anda juga akan tampak lebih percaya diri di hadapan orang lain ketika anda tersenyum.
2. Tatap Mata Lawan Bicara Anda
Sama halnya dengan tersenyum, tataplah mata semua orang di dalam ruangan. Berikan senyum anda dan dapat dipastikan mereka akan membalas senyuman anda; dan senyum yang diberikan orang lain dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat. Sama halnya dengan tersenyum, kontak mata menunjukkan bahwa anda percaya diri. Menatap sepatu anda atau meja mendorong perasaan anda menjadi ragu-ragu dan malu. Tips ini sangat berguna untuk situasi kerja; buatlah kontak mata dengan orang yang mewawancarai anda, atau orang-orang yang menghadiri presentasi anda.
“Kontak mata membantu anda untuk menghilangkan rasa takut jika anda sedang berbicara di depan umum dan semakin mendekatkan anda dengan lawan bicara anda. Stress merupakan perasaan yang datang dari sesuatu yang asing dan tidak dapat dikendalikan. Kontak mata memberikan pembicara gambaran dari kenyataan yang tidak lain adalah lawan bicara itu sendiri. Kontak mata juga membantu menarik minat lawan bicara anda.” (Confident Eye Contact, Unlimited Confidence)
3. Ubahlah Suara Dalam Diri Anda
Kebanyakan dari kita memiliki suara dalam diri yang mengatakan bahwa kita bodoh, tidak cukup mampu, terlalu gendut, kurus, berisik, pendiam, dll. Kemampuan merubah suara di dalam diri anda merupakan kunci untuk memperoleh kepercayaan diri dari dalam. Buat suara dalam diri anda menjadi teman pendukung yang paling mengenal anda dan mengetahui bakat anda, serta menginginkan anda untuk mencapai yang terbaik.
4. Lupakan Standar Yang Ditetapkan Orang Lain
Terlepas dari situasi yang membuat anda mengalami krisis percaya diri, anda bisa membantu diri anda sendiri dengan berpegang pada standar yang anda miliki. Orang lain memiliki nilai yang berbeda dengan anda, dan sekeras apa pun anda mencoba, anda tidak pernah bisa memuaskan semua orang setiap saat. Jangan khawatir jika orang-orang menyebut anda gendut, kurus, pemalas, membosankan, pelit, konyol, dll.. Bertahanlah pada standar yang anda miliki, bukan pada standar yang dimiliki orang lain. Ingatlah nilai-nilai dan standar-standar yang dimiliki umumnya berbeda dalam masyarakat; anda tidak harus menerima nilai dan standar tersebut hanya karena orang-orang di sekitar anda menerimanya.
5. Tampillah Serapih Mungkin
Meskipun anda hanya memiliki sedikit waktu, pergilah ke kamar mandi untuk memastikan anda tampil rapih. Sisirlah rambut anda, cucilah muka anda, perbaiki riasan wajah anda, luruskan kerah anda, pastikan tidak ada sisa makanan pada gigi anda. Semua hal ini dapat membuat perbedaan antara rasa percaya diri terhadap penampilan anda dan rasa takut anda terhadap penampilan anda.
”Sempurnakan penampilan fisik anda; sudah merupakan fakta bahwa penampilan seseorang memainkan peranan penting dalam membangun rasa percaya diri. Meskipun kita tahu apa yang kita miliki dalam diri kitalah yang penting, penampilan fisik anda menentukan impresi orang terhadap diri anda.” (Building Blocks to Self-Confidence, Complete Wellbeing)
6. Berdoalah Atau Bermeditasi Sejenak
Jika anda percaya pada Yang Maha Kuasa, mengucapkan doa bisa meningkatkan rasa percaya diri anda (anda juga bisa melakukan meditasi selain berdoa). Langkah ini membantu anda untuk mundur sesaat dari situasi yang serba cepat dan mencari bantuan dari Yang Maha Kuasa. Berikut adalah sebuah contoh doa, namun anda bisa menulis hal serupa yang sesuai dengan agama atau kepercayaan anda:
“Ya Tuhan, terima kasih karena Kau telah mencintai dan menerimaku apa adanya.. bantulah aku untuk melakukan hal yang sama.. dan bantulah aku untuk tumbuh menjadi sesuai dengan kehendakMu sehingga rasa percaya diriku akan bertambah; semuanya demi keagungan namaMu dan bukan namaku. Terima kasih karena Engkau telah mendengarkan dan menjawab doaku. Amin.” (Daily Encounter, Strengthen Your Self-Confidence, Acts International)
7. Reka Ulang
Jika sesuatu terjadi diluar dugaan anda, hal ini cukup mudah menggoyahkan rasa percaya diri anda. Mungkin anda menumpahkan minuman anda, terlambat hadir di sebuah pertemuan penting karena macet, atau seseorang yang ingin anda ajak bicara memberikan tanggapan dingin. Cobalah untuk “mereka ulang” situasi tersebut dan tempatkan pada situasi yang lebih positif. Seringkali suatu kejadian menjadi negatif karena persepsi kita sendiri.
8. Tentukan Langkah Anda Selanjutnya
Jika anda tidak yakin dengan apa yang harus anda lakukan, temukan satu langkah sederhana yang bisa membantu anda untuk terus maju. Hal ini mungkin saja bisa dilakukan dengan melakukan kontak mata pada sebuah pesta, memperkenalkan diri anda pada orang asing, memecahkan kebekuan dalam sebuah rapat, atau menanyakan orang yang mewawancarai anda untuk menunjukkan pengetahuan anda terhadap industri dan perusahaan mereka.
Mulailah bertindak meskipun anda tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang seharusnya anda lakukan. Bergeraklah menuju sasaran anda. Koreksi diri anda di lain kesempatan.
9. Bicaralah Perlahan
Sebuah tips sederhana agar anda terlihat atau menjadi lebih percaya diri adalah dengan bicara perlahan. Jika anda bicara terlalu cepat, anda akan merasa tidak enak karena anda sadar anda bicara terlalu cepat. Bicara perlahan memberi anda kesempatan untuk memikirkan apa yang anda akan katakan selanjutnya. Jika anda sedang berbicara atau melakukan presentasi, berhentilah sesaat pada akhir sebuah frase atau kalimat untuk membantu orang lain mencerna apa yang anda katakan.
Berbicara perlahan menunjukkan kepercayaan diri seseorang. Seseorang yang merasa tidak layak didengarkan akan berbicara dengan cepat, karena ia tidak mau membuat orang lain menunggu hal-hal yang tidak layak didengarkan.
10. Ikut Ambil Bagian
Pernahkah anda duduk seharian di dalam kelas atau di sebuah rapat tanpa mengucapkan satu patah kata pun? Pernahkah anda pergi bersama teman-teman anda di malam hari dimana teman-teman anda berbincang dengan gembira sementara anda hanya duduk dan menatap minuman anda? Kemungkinan yang terjadi adalah anda merasa tidak terlalu percaya diri pada saat itu – dan mungkin saja anda akan merasa lebih tidak enak sesudah malam tersebut. Apapun situasi anda, berusahalah untuk ikut ambil bagian. Meskipun anda merasa tidak banyak yang bisa anda katakan, pikiran dan perspektif anda sangat berharga bagi orang-orang di sekitar anda.
Dengan mencoba untuk berbicara setidaknya satu kali dalam setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang lebih baik, lebih percaya diri mengutarakan pikiran anda, dan dikenal sebagai seorang pemimpin oleh rekan-rekan anda.

03 Agustus 2012

Komplain sebagai Masukan Positif dari Customer



Di dalam warna hitam ada warna putih dan sebaliknya di dalam warna putih juga ada warna hitam. Tergantung pada apa yang kita perhatikan atau fokuskan. Demikian juga dengan komplain dari customer, kalau ada banyak komplain itu juga berarti atau menandakan bahwa customer kita masih ada dan loyal serta menginginkan perubahan yang lebih baik.

Paradigma tradisional
Pandangan tradisional yang menyatakan bahwa komplain pelanggan atau customer adalah sesuatu yang harus dihindari atau pertanda “kiamat” bagi organisasi ternyata tidak berlaku pada masa sekarang ini. Terlebih lagi dalam industri jasa, sifat-sifat jasa menyebabkan “value” yang diberikan kepada pelanggan tidak mudah untuk distandardisasi. Oleh karena itu, komplain customer tidak lebih hanya sebagai cara lain untuk melakukan pemberian “value” tersebut. Justru dengan adanya komplain customer bisa menghasilkan informasi bagi organisasi, dan bisa digunakan sebagai alat untuk memonitor bagi efektivitas program customer service.Namun sayangnya banyak pelanggan atau customer yang memilih untuk tidak mau menyampaikan komplain. Salah satu penyebabnya ternyata berasal dari sikap karyawan front liner yang bersikap defensif terhadap komplain customer. Sikap tersebut muncul sebagai bagian dari kultur organisasi yang resistence terhadap komplain customer. Komplain customer dipersepsikan sebagai sebuah kegagalan pelayanan.Sebagusnya service tetap saja ada komplain.
Oleh karena itu diperlukan sebuah perubahan pola pikir. Pola pikir tradisional harus diganti dengan pola pikir bahwa komplain customer adalah kesempatan bagi organisasi untuk melakukan pemulihan jasa (service recovery). Sekali lagi komplain adalah hadiah dari pelanggan atau customer, masukan positif dan bukan ancaman.

Mengapa Customer  diam?
Sebuah penelitian membuktikan bahwa hanya sedikit sekali dari pelanggan atau customer yang tidak puas yang mau memberi komplain kepada organisasi. Sisa lainnya, “vote with their feet”, dan selebihnya tidak akan kembali lagi ke organisasi. Selanjutnya customer yang tidak puas secara tipikal akan menceritakan pengalaman tersebut kepada delapan sampai sepuluh orang dengan cara dari mulut ke mulut.Jadi customer yang komplain dari keseluruhan populasi customer yang tidak puas merupakan jumlah yang sangat kecil. Salah satu penyebab customer tidak mau komplain adalah: sulitnya untuk melakukan komplain. Sebab untuk melakukan komplain customer harus mengungkapkan emosinya. Problem umumnya karena manusia cenderung sulit untuk berbagi perasaan pada orang lain, kecuali jika customer sudah memiliki hubungan yang cukup dekat dengan staf organisasi. Yang mengejutkan, bahkan di negara yang sudah maju sekalipun, kultur yang ada ternyata tidak memberi nilai yang tinggi pada “revealing feelings”. Untuk dapat mengekspresikan komplain, customer membutuhkan “comfortable ways” tidak bisa terjadi begitu saja dan atau asal saja. Alasan kedua, karyawan atau staf organisasi tidak mendorong munculnya komplain atau feedback dari customer. Hal ini terjadi karena banyak karyawan yang memiliki masalah dengan “hearing a complain as feedback”. Meskipun mereka mau mendengarkan komplain atau feedback, akan tetapi karyawan mempersepsikan hal tersebut sebagai sebuah ”serangan” pada self-esteem mereka. Karyawan tidak mampu membedakan komplain customer sebagai isu yang berhubungan dengan pekerjaan dan bukan isu siapa mereka sebenarnya.
Dengan demikian, kapabilitas untuk mendengarkan dan belajar dari komplain merupakan keterampilan yang harus dikembangkan oleh setiap karyawan, terutama karyawan front-liner. Mengurangi komplain secara tradisional disamakan dengan meningkatkan layanan. Sebab, diasumsikan kalau tidak ada customer yang komplain berarti layanan yang diberikan minimal sudah sesuai dengan keinginan mereka. Faktanya, justru cara paling baik untuk membangun kultur customer-focused adalah melalui peningkatan komplain. Memang dengan adanya komplain merupakan sebuah pertanda adanya ketidakpuasan. Apabila hal tersebut tidak ditindaklanjuti, customer akan pindah ke pemasok dan atau merek produk atau jasa yang lain. Akan tetapi yang paling berbahaya adalah, customer tidak melakukan tindakan apapun kepada organisasi. Secara diam-diam mereka “menghukum” organisasi dengan cara “pindah” ke organisasi yang lain, organisasi yang mereka pandang akan memberikan kepuasan kepada mereka. Adanya perilaku “switching” secara diam-diam ini menyebabkan organisasi tidak memiliki kesempatan untuk mempertahankan customernya. Organisasi tidak memiliki informasi apapun mengenai mengapa mereka tidak puas dan tidak mau menyampaikan komplain.

Silahkan Komplain  
Cara tercepat untuk mengembangkan kultur customer-focused adalah dengan menghasilkan komplain itu sendiri. Untuk itu organisasi dapat memulainya dengan mengkomunikasikan kepada karyawan kebutuhan untuk membentuk hubungan (relationships) dengan customer, Bahwa pelanggan atau customer adalah sebagai mitra (partners). Jadi, menjadi tugas karyawan untuk memfasilitasi agar setiap customer mau mengekspresikan komplain mereka. Karyawan sebagai ujung tombak perusahaan, yang secara langsung berhubungan dengan customer, merupakan titik kritis untuk meningkatkan jumlah komplain. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain, Organisasi perlu menolong karyawan agar memandang komplain sebagai sebuah kesempatan. komplain hanyalah sebuah cara lain untuk melakukan sesuatu – bukan masalah baik atau buruk, benar atau salah.
Memperkuat kultur organisasi agar mempersepsikan komplain sebagai kesempatan. Sebagai contoh: setiap karyawan ditantang untuk melihat berapa jumlah komplain yang dapat mereka kumpulkan dalam waktu satu minggu; para penyelia (supervisor) menilai prestasi bawahannya dengan menggunakan jumlah komplain sebagai salah satu variabelnya. Pelanggan atau customer akan berbicara ketika mereka merasakan adanya kemauan untuk mendengarkan – ketika  terdorong untuk merespon. Daripada membuat sapaan kepada pelanggan atau customer yang bersifat retoris, lebih baik membuat sapaan yang mendorongnya untuk menjawab. Organisasi dapat mendorong karyawan untuk menuliskan isu-isu tentang customer. Kalau isu tersebut tidak bisa direspon dengan segera, berilah jaminan untuk meresponnya dalam waktu 48 jam. Kalaupun isu tersebut benar-benar tidak dapat dicari jalan keluarnya, organisasi tetap berhutang pada respon customer tersebut.

Masukan positif
Tidak mengherankan bila komplain customer semakin mendapat perhatian dari setiap organisasi. Komplain customer bisa menghasilkan informasi bagi organisasi, dan secara khusus dapat digunakan alat pemonitor bagi efektivitas program customer service. Perlu diketahui bahwa biaya untuk mendapatkan customer baru 5(lima kali) lebih mahal daripada mempertahankan 1(satu) customer yang sudah ada. Jadi, lebih baik memuaskan kembali customer yang mengalami masalah atau komplain, daripada mendapatkan customer baru. Selain itu, hasil penelitian membuktikan bahwa perlakuan yang tepat pada customer yang komplain akan membuat mereka jauh lebih puas (bahkan sampai tahap delight) dan loyal dibanding dengan customer yang tidak menyampaikan komplain.
Oleh karena itu, apabila ada pelanggan atau customer yang komplain, situasi ini memberi kesempatan kepada organisasi untuk melakukan pemulihan jasa (service recovery). Pada saat ini, pemulihan jasa telah menjadi komponen utama dari keseluruhan pemberian jasa (overall service delivery). Pelanggan atau customer yang komplain bisa berubah menjadi customer yang loyal apabila organisasi dapat menangani komplain tersebut dengan sebaik-baiknya
Penulis adalah praktisi bisnis

Sumber: mditrac.co.id

Profesional dalam Menerima Telepon



Keterampilan menerima telepon secara profesional dapat mempengaruhi kesuksesan suatu bisnis. Telepon masih menjadi salah satu alat utama dalam menjalin hubungan dengan pihak lain, terutama customer, baik melalui telepon kantor maupun telepon genggam. Maka dari itu, cara kita dan perusahaan kita menjawab telepon akan membentuk kesan pertama dalam benak customer terhadap kita dan perusahaan kita.
Berikut adalah beberapa tips menerima telepon secara lebih profesional:

Maksimal Tiga
Jawablah panggilan telepon secepat mungkin. Beberapa perusahaan memberlakukan peraturan bahwa setiap panggilan telepon yang masuk harus diangkat maksimal dalam tiga dering.

Ramah dan Hangat
Suara kita adalah satu-satunya bentuk komunikasi yang diterima oleh customer melalui telepon biasa. Terkadang kita bersikap waspada saat menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal akibat maraknya penawaran kartu kredit atau kredit tanpa agunan. Akibatnya secara tidak sadar kita akan cenderung terdengar kurang yakin saat menjawab telepon. Walaupun kita tidak mengenali nomor penelepon, sebaiknya kita selalu menjawab semua panggilan telepon dengan ramah dan hangat.

Bicara sambil Senyum
Senyum dapat tercermin dalam kualitas suara yang kita sampaikan pada customer. Orang di sisi telepon lain akan dapat “mendengar” senyuman kita. Maka, berbicaralah sambil tersenyum seolah-olah Anda sedang langsung berhadapan dengan orang tersebut.

Perkenalkan Diri dan Perusahaan
Biasakan menjawab telepon dengan salam kemudian menyatakan nama dan perusahaan. Dengan demikian, penelepon tidak perlu lagi menanyakannya. Dalam beberapa perusahaan, semua karyawan diwajibkan menerima telepon dengan cara demikian sehingga timbul konsistensi saat menerima telepon dari pihak lain, baik internal maupun eksternal.
Komunikasi Efektif
Seringkali gangguan bukan karena saluran telepon Anda. Berbicaralah secara jelas dengan volume suara dan tempo yang cukup sehingga penelepon dapat memahami Anda. Hindari penggunaan istilah yang terlalu nonformal. Minimalisir bahkan hilangkan suara pengisi jeda seperti eh, hm, he-eh, gitu deh, tahu khan dan sebagainya.

Kata Positif
Sebisa mungkin gunakan kata-kata yang berkonotasi positif seperti “saya akan mencari tahu untuk Anda” daripada “saya tidak tahu”.

Pesan Lengkap dan Akurat
Jika Anda menerima telepon untuk orang lain yang sedang berhalangan atau tidak ada di tempat, maka bantulah penelepon sebisa mungkin atau paling tidak catatlah pesan serta nomor kontak untuk dihubungi kembali. Kemudian, pastikan pesan telepon tersebut disampaikan pada orang yang tepat dan telah ditindaklanjuti secara tuntas.

Tindak Lanjut Cepat
Jika ada panggilan telepon saat Anda tidak berada di tempat, tindaklanjutilah semua pesan telepon Anda secepatnya. Jika memang belum sempat menyelesaikan permintaan customer pada hari itu, paling tidak informasikanlah pada customer bahwa Anda telah menerima pesan teleponnya dan akan menyelesaikan permintaan dia. Dengan demikian, customer tidak akan merasa perlu menelpon Anda kembali untuk memastikan apakah pesannya telah disampaikan pada Anda.

Speaker Phone
Hindari menggunakan speaker phone kecuali memang terpaksa. Menggunakan speaker phone berarti customer akan dapat mendengar berbagai suara latar belakang seperti rekan kerja yang bercakap-cakap, musik dari radio, dan sebagainya secara lebih jelas. Customer juga akan mendapat kesan bahwa panggilan teleponnya dianggap kurang penting karena Anda melakukan berbagai aktivitas lainnya.
Dengan menggunakan speaker phone, informasi yang disampaikan customer akan dapat terdengar oleh orang lain selain Anda. Akibatnya, customer mungkin akan merasa kurang nyaman dan akan cenderung berhati-hati dalam berbicara.
Bukan berarti menggunakan speaker phone adalah tabu. Speaker phone dapat digunakan jika terdapat lebih dari dua pihak yang ingin terlibat dalam pembicaraan. Namun tentunya kita perlu meminimalisir gangguan suara latar belakang dengan menggunakan ruangan tertutup.
saja. Alasan kedua, karyawan atau staf organisasi tidak mendorong munculnya komplain atau feedback dari customer. Hal ini terjadi karena banyak karyawan yang memiliki masalah dengan “hearing a complain as feedback”. Meskipun mereka mau mendengarkan komplain atau feedback, akan tetapi karyawan mempersepsikan hal tersebut sebagai sebuah ”serangan” pada self-esteem mereka. Karyawan tidak mampu membedakan komplain customer sebagai isu yang berhubungan dengan pekerjaan dan bukan isu siapa mereka sebenarnya.
Dengan demikian, kapabilitas untuk mendengarkan dan belajar dari komplain merupakan keterampilan yang harus dikembangkan oleh setiap karyawan, terutama karyawan front-liner. Mengurangi komplain secara tradisional disamakan dengan meningkatkan layanan. Sebab, diasumsikan kalau tidak ada customer yang komplain berarti layanan yang diberikan minimal sudah sesuai dengan keinginan mereka. Faktanya, justru cara paling baik untuk membangun kultur customer-focused adalah melalui peningkatan komplain. Memang dengan adanya komplain merupakan sebuah pertanda adanya ketidakpuasan. Apabila hal tersebut tidak ditindaklanjuti, customer akan pindah ke pemasok dan atau merek produk atau jasa yang lain. Akan tetapi yang paling berbahaya adalah, customer tidak melakukan tindakan apapun kepada organisasi. Secara diam-diam mereka “menghukum” organisasi dengan cara “pindah” ke organisasi yang lain, organisasi yang mereka pandang akan memberikan kepuasan kepada mereka. Adanya perilaku “switching” secara diam-diam ini menyebabkan organisasi tidak memiliki kesempatan untuk mempertahankan customernya. Organisasi tidak memiliki informasi apapun mengenai mengapa mereka tidak puas dan tidak mau menyampaikan komplain.

Silahkan Komplain  
Cara tercepat untuk mengembangkan kultur customer-focused adalah dengan menghasilkan komplain itu sendiri. Untuk itu organisasi dapat memulainya dengan mengkomunikasikan kepada karyawan kebutuhan untuk membentuk hubungan (relationships) dengan customer, Bahwa pelanggan atau customer adalah sebagai mitra (partners). Jadi, menjadi tugas karyawan untuk memfasilitasi agar setiap customer mau mengekspresikan komplain mereka. Karyawan sebagai ujung tombak perusahaan, yang secara langsung berhubungan dengan customer, merupakan titik kritis untuk meningkatkan jumlah komplain. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain, Organisasi perlu menolong karyawan agar memandang komplain sebagai sebuah kesempatan. komplain hanyalah sebuah cara lain untuk melakukan sesuatu – bukan masalah baik atau buruk, benar atau salah.
Memperkuat kultur organisasi agar mempersepsikan komplain sebagai kesempatan. Sebagai contoh: setiap karyawan ditantang untuk melihat berapa jumlah komplain yang dapat mereka kumpulkan dalam waktu satu minggu; para penyelia (supervisor) menilai prestasi bawahannya dengan menggunakan jumlah komplain sebagai salah satu variabelnya. Pelanggan atau customer akan berbicara ketika mereka merasakan adanya kemauan untuk mendengarkan – ketika  terdorong untuk merespon. Daripada membuat sapaan kepada pelanggan atau customer yang bersifat retoris, lebih baik membuat sapaan yang mendorongnya untuk menjawab. Organisasi dapat mendorong karyawan untuk menuliskan isu-isu tentang customer. Kalau isu tersebut tidak bisa direspon dengan segera, berilah jaminan untuk meresponnya dalam waktu 48 jam. Kalaupun isu tersebut benar-benar tidak dapat dicari jalan keluarnya, organisasi tetap berhutang pada respon customer tersebut.

Masukan positif
Tidak mengherankan bila komplain customer semakin mendapat perhatian dari setiap organisasi. Komplain customer bisa menghasilkan informasi bagi organisasi, dan secara khusus dapat digunakan alat pemonitor bagi efektivitas program customer service. Perlu diketahui bahwa biaya untuk mendapatkan customer baru 5(lima kali) lebih mahal daripada mempertahankan 1(satu) customer yang sudah ada. Jadi, lebih baik memuaskan kembali customer yang mengalami masalah atau komplain, daripada mendapatkan customer baru. Selain itu, hasil penelitian membuktikan bahwa perlakuan yang tepat pada customer yang komplain akan membuat mereka jauh lebih puas (bahkan sampai tahap delight) dan loyal dibanding dengan customer yang tidak menyampaikan komplain.
Oleh karena itu, apabila ada pelanggan atau customer yang komplain, situasi ini memberi kesempatan kepada organisasi untuk melakukan pemulihan jasa (service recovery). Pada saat ini, pemulihan jasa telah menjadi komponen utama dari keseluruhan pemberian jasa (overall service delivery). Pelanggan atau customer yang komplain bisa berubah menjadi customer yang loyal apabila organisasi dapat menangani komplain tersebut dengan sebaik-baiknya.n

Sumber : MDI News No. 176/XVIII/April 2012

27 Juli 2012

Seni Memimpin



SENI MEMIMPIN

1. Kepemimpinan sejati adalah yang suportif, bukan memaksakan
2. Pemimpin sejati berupaya memimpin orang lain, bukan mendorong-dorong dari belakang.
3. Kepemimpinan berarti melibatkan orang lain
4. Kepemimpinan berarti mendahulukan dan mengutamakan visi, bukan aksi.
5. Kepemimpinan berarti pemahaman bahwa orang lebih penting ketimbang benda-benda mati.
6. Kepemimpinan adalah seni, yang mesti dipelajari dan diterapkan dengan hati-hati. Jangan disalah artikan sebagai sekedar posisi.

KEPEMIMPINAN BUKANLAH PERMAINAN EGO
1. Pementingan diri sendiri sebagai seorang pemimpin adalah pembunuhan terhadap diri sendiri.

2. Semangat sebuah kelompok mencerminkan semangat kepemimpinannya.
3. Ego bisa menjadi penghalang, bisa pula menjadi pelancar kreatifitas. Ego bisa membantu jika aliran energinya mengarah ke pekerjaan yang mesti dirampungkan, bukan mengarah ke dalam diri sendiri.
4. Ingat, Kepemimpinan bukanlah permainan Ego!!

KEPEMIMPINAN BERARTI TANGGUNG JAWAB
1. Pandanglah kepemimpinan bukan sebagai keglamoran, melainkan tanggung jawab
2. Jangan terlampau memikirkan opini orang lain, sebagaimana memikirkan kenyataan.
3. Jangan terpengaruh pujian atau hujatan orang lain, tidak juga reaksi personal anda; pikirkan tindakan (aksi) Anda, bagaimana menyelesaikan sebuah pekerjaan.
4. Pusatkan perhatian pada ritme-ritme yang panjang dalam sebuah proyek, bukan yang naik turun secara temporer
5. Siaplah memikul tanggung jawab baik terhadap keberhasilan maupun kegagalan
6. Menerima tanggung jawab berarti mau menerima tugas mencari jawaban-jawaban kreatif kendati konvensi mengatakan sudah tak ada lagi.

KEPEMIMPINAN BERARTI MENGESAMPINGKAN BERBAGAI KEINGINAN PRIBADI
1. Pemimpin sejati menempatkan keinginan-keinginan pribadinya di urutan paling belakang, bukan pertama
2. Pemimpin sejati tak pernah sekalipun bertanya "Apa yang saya suka?" dalam setiap kesempatan, melainkan, "Apa yang saya rasa diperlukan ?" dan apa yang tepat?"
3. Pendekatan terbaik terhadap setiap masalah adalah, "Apa yang sepertinya bakal terjadi di sini?" Kecakapan sebagai pemimpin ditunjukkan lewat kemampuannya menyesuaikan Ketidakpersonalan (impersonally)-nya dengan rangkaian kejadian yang sedang mengalir.
4. Kepemimpinan membutuhkan keterbukaan terhadap perasaan orang lain dan bukan mengesampingkannya demi alasan "lebih mementingkan tugas". Dalam cakup yang luas, kesejahteraan merekalah yang menjadi tugasnya.

KEPEMIMPINAN BERARTI MELAYANI
1. Pandanglah kepemimpinan sebagai sekedar pekerjaan, sebagaimana orang-orang lain.
2. Kepemimpinan berarti memberikan layanan, bukan menerimanya.
3. Kesahajaan lebih penting buat seorang pemimpin, ketimbang medali pencapaian apapun.
4. Kesahajaan adalah kejujuran terhadap diri sendiri
5. Jika Anda orang yang taat beragama, pandanglah Tuhan sebagai yang menentukan segalanya; Jadikan karya anda sebagai persembahan untuk-Nya.

KEPEMIMPINAN BERARTI LOYALITAS
1. Bekerjasamalah dengan orang lain menurut keadaan mereka, bukan mau anda atas diri mereka.
2. Bekerjasamalah dengan segala sesuatunya sebagaimana lazim, bukan semau-mau anda.
3. Bersabarlah. Pahamilah bahwa memberikan sudut pandang baru kepada orang lain itu membutuhkan waktu.
4. Untuk mendapatkan loyalitas anak buah, lebih dulu curahkanlah perhatian pada loyalitas Anda sendiri.
5. Untuk memenangi cinta, berikanlah cinta, cinta anda, terlebih dulu.
6. Saat mengoreksi orang lain, pikirkan kesiapan dia untuk mendengarnya.
7. Lebih dahulu, bersikalah loyal kepada diri anda sendiri.

KEPEMIMPINAN ADALAH INTUISI YANG DIBIMBING OLEH AKAL SEHAT
1. Pemimpin bijak lebih menaruh perhatian pada apa yang memang terjadi ketimbang apa yang dia inginkan.
2. Dia lebih mementingkan apa yang bisa memberikan hasil, bukan sekedar opini-opini, atau bahkan opininya sendiri.
3. Dia lebih menghargai kebenaran daripada apa yang dia pikir tepat.
4. Seorang pemimpin yang bijak bisa meyakinkan orang lain dengan alasan yang masuk akal, atau dengan daya tarik keyakinannya sendiri, dan tak pernah menggunakan "otoritas keluar (outward authority)" dari posisinya ataupun pengalamannya masa lalu.
5. Pendukung yang diskriminatif (dalam arti positif, red) perlu ditumbuhkembangkan, bukan sekedar dibuat yakin.
6. Waspadalah ketika mendasarkan alasan pengajuan rencana anda cuma pada pijakan intuisi. Cobalah untuk menyampaikan ide-ide anda dengan cara yang mengundang tanggapan cerdas.
7. Gunakan selalu akal sehat sebagai panduan.
8. Akal sehat adalah kemauan untuk belajar dari pengalaman.
9. Akal sehat dan intuisi bisa digunakan seiring dan sejalan, masing-masing saling memberikan kejernihannya. Akal sehat menelaah intuisi. Dan, intuisi mengilhami akal sehat agar selalu meraba-raba dibalik apa yang telah dikenali menuju ladang terbuka yang belum dikenali.

PENTINGNYA KELUWESAN DALAM KEPEMIMPINAN
1. Terbukalah untuk mengakui kekeliruan Anda. Ingat, hanya kebenaran yang akhirnya akan menang.
2. Biarkan ide-ide anda mengalir lancar. Camkanlah bahwa kesempurnaan bukanlah hal yang mesti diutamakan, melainkan arah.
3. Adaptasikan tindakan anda dengan kenyataan.
4. Hadapi setiap situasi yang muncul dengan cara yang segar. Pandanglah sebagaimana adanya.
5. Jangan terlalu banyak membikin aturan, karena aturan yang terlampau banyak justru bisa menghancurkan upaya anda.
6. Terbukalah terhadap sudut pandang otang lain; mungkin mereka lebih baik dari sudut pandang anda sendiri
7. Berusahalah untuk memusatkan pada diri anda yang lebih dalam, dan bersandarlah disitu.

PERLUNYA BERTINDAK BUKAN BICARA DALAM KEPEMIMPINAN
1. Kepemimpinan berarti tindakan atau aksi, bukan sekedar ide-ide bagus untuk bertindak
2. Jangan menghabiskan begitu banyak energi untuk membuat rencana, sehingga tak tersisa lagi untuk melaksanakan rencana itu.
3. Tindakan munculnya kreatifitas.
4. Hampir semua tindakan jauh lebih baik ketimbang diam berlama-lama, akibat tak ada keputusan yang pasti

KEPEMIMPINAN BERATI MEMBERIKAN DUKUNGAN
1. Berusahalah untuk memperbesar kemampuan anak buah anda, dalam soal kreatifitas, dan juga kualitas kepemimpinan mereka.
2. Beri dorongan kepada mereka dalam proyek yang mereka jalankan.
3. Biarkan mereka belajar dari kesalahan mereka sendiri.
4. Terbukalah untuk kompromi. Jangan mengharap lebih dari apa yang bisa mereka berikan. Jika terpaksa, perluas cakrawala pandang mereka sedikit demi sedikit.
5. Ajaklah mereka untuk mendukung, bukan untuk memerintahkan.
6. Terima saja otoritas anda sebagaimana yang mereka berikan.
7. Jangan pernah melimpahkan pekerjaan yang anda sendiri tidak mau mengerjakannya.

MANFAATKAN KEKUATAN ANAK BUAH DALAM KEPEMIMPINAN
1. Berusahalah menambah tinggi kualitas terbaik anak buah, bukan mengeluhkesahkan kualitas terburuk mereka. Anda akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dengan memberikan semangat kepada orang lain, ketimbang dengan mengecilkannya.
2. Manfaatkan berbagai kekuatan organisasi anda, bukan justru kelemahannya. Curahkan lebih banyak energi kepada orang-orang yang idenya sejalan dengan anda, ketimbang mengurusi mereka yang berkecenderungan menolak anda.
3. Jangan terlalu banyak menghamburkan energi untuk menghadapi berbagai situasi negatif. Kuatkan sisi positifnya, dan segala pusaran negatif pun akan pudar, atau menyingkir dengan sendirinya dari hadapan anda.
4. Jangan biarkan anak buah hanya melontarkan kritik negatif. Ajari mereka bahwa mereka punya hak bicara asalkan bisa memberikan solusi saat mereka menunjuk persoalan.
5. Berikan dorongan kepada mereka yang mau mengerjakan, bukan cuma bicara.
6. Jangan pernah memburu popularitas. Curahkan perhatian lebih besar pada berbagai isu, perkembangan, dan prinsip-prinsip yang dipegang.
7. Jangan pernah bicara suka atau tidak suka secara pribadi, melainkan senantiasa menuruti rasa keadilan, kejujuran (fairness), dan kebenaran.

BY SETIAWAN PURNOMO, S.E

18 Juli 2012

Empat gaya komunikasi



1. Gaya pasif
Yaitu, orang yang tidak mengatakan atau melakukan apapun bila ada ketidakadilan dalam kesepakatan atau memiliki perbedaan opini dengan orang lain. Situasi tanggapan pasif tampaknya lunak, namun memunculkan dua masalah. Pertama, mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kedua, kemarahannya akan meningkat bila tidak ada penyaluran dan terakumulasi. Hal ini dapat menyebabkan stres, depresi dan sejenisnya. Kalau dilihat dari situasi kalah/menang, orang yang pasif adalah orang yang kalah.

2. Gaya Agresif
Gaya ini memiliki ciri selalu menyalahkan, mengkritik, bersikap bermusuhan, dan menuduh orang lain bila ada ketidakadilan dalam kesepakatan atau beda pendapat. Gaya ini mungkin saja sukses atau mendapatkan apa yang seseorang inginkan. Namun, komunikasi akan membuahkan tanggapan yang agresif pula. Jika seseorang menuduh orang lain, maka orang tersebut akan menuduhnya kembali. Situasi yang terjadi adalah kalah/kalah, tidak ada yang menang.

3. Gaya pasif-agresif
Orang dengan gaya ini secara tidak langsung menolak bila beda pendapat atau ada ketidakadilan. Mereka tidak pernah memberikan orang yang mereka marahi tahu kebenarannya, tetapi menentukan jalan secara tidak langsung untuk membalas dendam. Mereka tidak mengatakan apapun adanya ketidakadilan, tetapi mereka menyimpan dendam. Situasinya juga kalah/kalah, sasaran tidak tercapai.

4. Gaya asertif
Orang yang tahu dan paham situasi akan bisa merasakan apa yang mereka inginkan. Mereka juga empatik apakah keputusan yang mereka ambil (positif atau negatif) mendapatkan argumentasi dari orang lain karena  ada ketidakadilan dalam kesepakatan. Nama lain dari gaya asertif adalah komunikasi langsung. Tanggapan asertif menjamin hasil menang/menang. Bagian yang paling penting dari gaya asertif adalah sasaran yang jelas. Biasanya orang cenderung terlibat dalam komunikasi dengan orang lain tanpa tujuan yang jelas.

Report Writing yang “Menjual” dan Berpengaruh


Keterampilan komunikasi menjadi salah satu kompetensi yang tidak boleh diabaikan dalam percepatan karir seseorang. Komunikasi dalam ranah ini berarti kemampuan komunikasi lisan atau face to face maupun komunikasi secara tertulis, baik secara resmi maupun komunikasi singkat melalui SMS, BBM (Blackberry Message), e-mail, dan media lainnya. Mirisnya  dalam hal komunikasi ini, sering kali kita menemukan kendala termasuk dalam hal menuangkan ide dalam bahasa tertulis maupun lisan.

Belum lama kita dikejutkan bahwa lebih dari 60% siswa SMU tidak lulus dalam bidang studi Bahasa Indonesia dan Biologi. Ternyata Bahasa Indonesia dan Biologi, menurut Mendiknas  sumber resmi dari www.kemdiknas.go.id, mengandung aspek menulis atau mengarang. Pelajaran menulis atau mengarang seakan menjadi momok yang menakutkan. Banyak orang secara IQ pintar tetapi tidak bisa menuangkan ide-ide briliannya dan tidak bisa menjualnya sehingga akhirnya karirnya menjadi mandek atau mentok. Ironisnya lagi, tenaga pendidik pun terkadang sulit menuangkan idenya dalam bentuk karangan yang terstruktur. Semasa saya menjadi guru di sebuah sekolah favorit, banyak teman-teman yang “alergi” dengan aspek menulis yang harus mereka ajarkan. Tidaklah heran anak-anak menjadi sulit menuangkan ide-idenya terkecuali mereka yang memiliki bakat menulis dari orang tua atau keluarga besarnya. Sementara saya, sangat menikmati kegiatan menulis yang dimulai sejak saya kecil dan ketika saya mengajarkan pelajaran ini. Saya bisa mengajarkan dengan “fun” sehingga murid-murid saya pun merasakan hal yang sama. Pada akhirnya, mereka bisa belajar menuangkan ide-idenya karena kondisi belajar yang kondusif.

Karena itu, Jika Anda ingin bisa menuangkan ide-ide dengan lancar. Cobalah Anda berpikir bahwa kegiatan menulis ini menyenangkan. Sadarilah apapun profesi seseorang, kemampuan serta keterampilan menulis laporan dan Peliharalah customer lama Anda karena mereka sudah menjadi pelanggan setia yang juga memberikan referensi kepada Anda. Pertimbangkanlah kembali jika untuk mencari customer baru ternyata Anda terpaksa mengorbankan customer lama Anda yang tetap setia.  Binalah hubungan Anda dengan customer lama dan tingkatkan komunikasi.

Menangani  Komplain
Dari mana kita harus menangani komplain?
1.   Dari diri sendiri
Dalam diri sendiri harus berubah
Jadilah pribadi yang bertanggung jawab, baik kepada customer internal maupun eksternal. 
Bersikap positif menghadapi komplain dan jadikanlah komplain sebagai sahabat bukan bencana
2.   Internal customer; yaitu terdiri dari semua departemen (bersifat linear) bukan hanya the next process. Pernahkah Anda sebagai customer dioper ke bagian lain, tetapi orang tersebut menolak karena merasa itu bukan tanggung jawab dia?  Akibatnya tidak ada yang melayani Anda.  Kalau ini dibiarkan terus, apa yang akan terjadi? Tinggal tunggu waktu cepat atau lambat?  Refleksikan apakah internal perusahaan kita kurang solid?

Rumus Complaint is a Gift:
Sebuah prasyarat untuk menangani komplain dengan efektif adalah menangani semua komplain secara konsisten di seluruh perusahaan (baik melalui tatap-muka, telepon, internet atau surat). Prasyarat lainnya adalah dengan mengembangkan staf customer service agar memiliki sikap dan perilaku yang tepat. Tentu saja ini harus diperkuat dengan   sikap dan perilaku
pimpinan, karena staf akan selalu bercermin pada sikap dan perilaku supervisor serta manajernya.
Oleh karena itu, kebijakan penanganan komplain harus dipahami dan dipraktekkan dalam perusahaan secara menyeluruh. Komplain harus dipandang sebagai peluang untuk memperbaiki organisasi, dan bukan sebagai saat yang menjengkelkan dengan customer. Berikut adalah rumus Compliant is a Gift:
1.   Dengarkan komplain mereka
2.   Customer akan punya asumsi (dari reaksi komplain), jangan-jangan internal perlu dibereskan.
3.   Customer selalu benar (customer is the king) menurut versi mereka. Akan tetapi customer tidak selamanya benar. Customer sering juga membuat kesalahan, bingung atau lupa.
4.   Meskipun ada beberapa customer yang menjengkelkan dengan penyampaian kasar dan spontan, kita perlu menyadari bahwa tetap butuh customer.
5.   Yang menghidupi dan menggaji Anda adalah customer.  Berikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada mereka.
6.   Jangan pernah mengatakan customer  salah.  Customer tidak mau disalahkan.  Pakailah pendekatan yang lebih halus. 
7.   Bersyukurlah dan berterimakasihlah saat menerima komplain. Katakan pada customer terima kasih bahwa dia menghargai perusahaan kami  dan masi memberi kesempatan.
8.   Ambil tanggung jawab. Jangan lemparkan ke bagian lain dan lepas tangan. 
9.   Anda harus cepat melayaninya (berikan action dan follow up setiap masalah dengan segera).
10. Setelah komplain mintalah informasi tambahan: apakah masih ada faktor yang membuatnya kurang puas.
11. Telepon customer 2-3 hari kemudian untuk follow up kembali.  Manfaatnya adalah kita dapat mengukur tingkat kepuasannya.  Customer akan cenderung terkesan karena merasa perusahaan Anda benar-benar bertanggung jawab.
12. Tempatkan orang-orang customer service yang tepat dan antisipasi komplain-komplain  yang lain.

Sering kita mendengar alasan  “prosedur perusahaan”. Jawaban seperti ini membuat customer kecewa. Jelaskan dengan jujur, maka customer akan memahaminya. Teknik utama menghadapi pelanggan yang kecewa adalah Anda harus mempunyai sikap. Faktor kunci suksesnya adalah: Anda TAHU, Anda BISA dan Anda MAU. Sumbangan tertinggi adalah  dari Attitude sebanyak 80%.  Kebanyakan orang  kurang mampu menangani komplain dengan sikap yang baik.

Di akhir pertemuan, Bapak Honor menyampaikan 8 sikap inti dari kualitas pelayanan, yaitu:
1.   Bersikap positif
2.   Mendahulukan pelanggan
3.   Kecerdasan profesional
4.   Orientasi pada orang lain
5.   Sumber daya manusia yang handal
6.   Tanggung jawab pribadi
7.   Rasa hormat
8.   Dapat dipercaya

Pada prinsipnya, customer adalah landasan dari pertumbuhan dan kelangsungan hidup organisasi.  Karenanya, mari kita jadikan komplain sebagai sebuah hadiah dengan menciptakan kultur komplain yang efektif.

Semoga bermanfaat.

MDI News No. 155/XVI/Juli 2010