10 September 2013

Merawat rambut tetap sehat


Rambut memang adalah mahkota besar bagi kita. Maka dari itu banyak diantara Wanita sangat menjaga mahkota tersebut. Nah sedikit tips nih bagi anda yang ingin rambutnya tetap sehat selalu. silahkan di coba tips berikut:
  • Keramas secara teratur
  • Rajin menyisir rambut (3 x dalam sehari). Dengan menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pemijitan kulit kepala, yang berarti dapat membantu kelancaran peredaran darah.
  • Gunakan sisir plastik yang bergigi jarang
  • Hindari menarik garis belahan rambut hanya pada 1 sisi, karena kerontokan bisa berawal digaris belahan rambut
  • Hindari mengikat rambut dengan ikatan yang kencang, apalagi dengan menggunakan karet gelang. Hal ini akan mengakibatkan trauma bagi rambut. Gunakan ikat rambut yang berlapis kain untuk mengikat rambut.
  • Jangan biarkan rambut terikat terus
  • Hindari memakai kerudung/jilbab saat rambut dalam keadaan basah. Karena akan mempertinggi kadar kelembaban rambut yang menyebabkan rambut menjadi rontok

 Agar Rambut Tidak Rontok
  • Gunakan jenis bahan kerudung/jilbab (termasuk dalaman jilbab) yang menyerap keringat, termasuk bahan lapisan dalam. Misalnya katun
  • Jangan menggunakan lapisan dalam (penutup rambut) yang berlapis-lapis.
  • Pilihlah kerudung yang berwarna terang, seperti warna-warna lembut terutama untuk aktivitas di siang hari. Jangan pilih warna gelap karena akan menyerap panas yang kelak bisa memicu munculnya ketombe serta gangguan pada rambut lainnya.

Berhenti merokok dengan berjalan kaki


Berhenti merokok terbukti secara ilmiah mudah untuk dilakukan. Peneliti dari Exeter University menemukan berjalan kaki dapat membantu orang menghentikan kebiasaan merokoknya. ''Berjalan kaki sejauh satu mil dapat membuat perokok berhenti menyulut dan menghisap rokok selama 15 jam,'' ujar Dr Adrian Taylor dari University of Exeter's School of Sport and Health Sciences kepada BBC.

Lewat penelitian ini ilmuwan dari Exeter University melihat adanya penurunan keinginan merokok setidaknya selama 20 menit setelah berjalan kaki. Keinginan merokok terbukti lebih rendah pada orang yang melakukan olah raga tadi daripada mereka yang tidak melakukan apapun. Perokok pun mengaku keinginan merokok yang timbul untuk melegakan gejala negatif yang dirasakannya berkurang saat mereka berjalan kaki. Temuan ini dianggap cukup mengejutkan oleh Taylor. Untuk pertama kalinya Taylor memiliki bukti ilmiah tentang manfaat olah raga ringan bagi penghentian kebiasaan merokok. ''Aktivitas yang sederhana rupanya dapat menghasilkan efek yang dramatis terhadap keinginan merokok,'' paparnya.



Kendati demikian, Taylor belum bisa menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi. Namun, dalam riset yang melibatkan hewan percobaan terlihat keinginan untuk mendapatkan zat yang menimbulkan kecanduan berkurang dengan melakukan olah raga. ''Ketika berolah raga, otak melepaskan neurotransmitter dopamine yang bertindak selaku jalur menuju kesenangan, seperti ketika mendapatkan hadiah,'' ungkapnya. Rokok, lanjut Taylor, juga memicu timbulnya rasa nikmat. Mulai dari rasa terangsang dan terbebaskan dari beban. ''Dengan sendirinya, olah raga sangat mungkin menggantikan efek rokok yakni dengan menyediakan substansi yang sama bagi otak,'' imbuhnya.

Sekarang, Taylor tengah melakukan penelitian lanjutan untuk menentukan berapa lama efek olah raga itu dapat berlangsung. Ia ingin mendapat bukti yang lebih banyak tentang penurunan keinginan untuk merokok dan hubungannya dengan waktu penyulutan rokok yang selanjutnya. Di Inggris, sekitar 8 juta perokok ingin berhenti merokok namun hanya 20 sampai 30 persen saja yang berhasil melakukannya. 

Sumber: Docstoc.com

Mau Jantung Sehat? "Ngeseks" Dua Kali Seminggu!

Seks ternyata tak hanya membawa kenikmatan, kebahagiaan, dan keharmonisan hubungan suami istri. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa berhubungan seks secara rutin, minimal dua kali sepekan, dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Hasil penelitian yang dimuat di American Journal of Cardiology ini mengisyaratkan manfaat penting sanggama untuk kesehatan.

Selama bertahun-tahun, petugas medis telah mengisyaratkan bahwa seks adalah obat terbaik sejak aspirin beredar di masyarakat. Itulah mengapa Anda dikatakan beruntung ketika berhasil mengajak pasangan bercinta di ranjang pada malam hari. Selain itu, seks juga dapat menghilangkan stres serta meningkatkan harga diri. Jadi, penggunaan obat sepatutnya tidak diperlukan ketika kehidupan seks Anda dan pasangan berjalan normal.

 Seks ternyata juga dapat membantu menyembuhkan influenza, mengurangi tekanan darah, memperkuat otot panggul, membantu tidur Anda lebih nyenyak, dan merupakan olahraga yang baik. Dan yang tak kalah pentingnya, seks juga terbukti dapat mengurangi resiko terkena kanker prostat pada pria. Diketahui, saat berhubungan seks di malam hari, Anda bisa membakar 50-100 kalori dalam tubuh. Ini setara dengan jumlah kalori dalam setengah porsi pie daging.